KOTAGEDE — Awal tahun 2026 dibuka dengan kegiatan dakwah ekonomi oleh Majelis Ekonomi dan Ketenagakerjaan (MEK) Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah (PRA) Prenggan Kotagede Yogyakarta melalui gelaran Pengajian Bisnis Islami (PBI). Agenda rutin dua bulanan ini sekaligus menjadi ruang silaturahmi bagi pelaku UMKM binaan MEK, dan kembali diselenggarakan di Aula Masjid Perak Kotagede Yogyakarta.
Pada pertemuan ke-11 ini, PBI mengangkat tema “Promosi via Status WhatsApp” sebagai bentuk adaptasi pelaku UMKM terhadap perkembangan teknologi digital. Acara diselenggarakan pada Sabtu, 10 Januari 2026, dan tetap berlangsung hangat meski diguyur hujan dengan kehadiran sekitar 30 pelaku UMKM PRA Prenggan.
Ketua PRA Prenggan, Dra. Hj. Siti Solihah, dalam sambutannya menegaskan pentingnya penguasaan teknologi digital sebagai media promosi agar UMKM mampu bersaing. Ia mendorong peserta untuk terus belajar dan melihat segala keadaan secara positif, termasuk hujan yang justru membawa keberkahan.
Mengisi materi, hadir dua generasi muda, Najma Farida dan Elfara Gamila, digital marketer Toko Busana dan Oleh-Oleh Haji Taman Bunga Yogyakarta. Keduanya menyoroti pentingnya promosi digital melalui WhatsApp, Instagram hingga Facebook, serta tantangan yang dihadapi UMKM seperti minimnya kemampuan foto produk, kurangnya kreativitas caption, hingga rasa takut menghadapi teknologi.
Sesi materi lebih difokuskan pada praktik langsung menggunakan platform desain Canva. Para peserta dibimbing membuat konten promosi sesuai produk masing-masing. Sejumlah peserta berhasil mengunggah hasil desain mereka ke status WhatsApp, mulai dari produk Mukena Viscose, Es Teh, Aneka Cemilan Kering, hingga Telur Asin.
Acara ditutup dengan pembagian doorprize dan sesi foto bersama pada pukul 17.15 WIB. Semangat “Aisyiyah Berkemajuan, UMKM Naik Kelas” menjadi penutup kegiatan yang diiringi hujan deras di luar ruangan.
sumber : PCM Kotagede
PDM Kota Yogyakarta PDM Kota Yogyakarta