Friday , 27 February 2026

 

Majelis Tabligh PDM Kota Yogyakarta Gelar Silaturahmi dan Upgrading Korps Muballigh dan Muballighat

 

pdmjogja.org – Dengan optimis dan semangat kolaborasi, Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Yogyakarta berkoordinasi dengan Majelis Tabligh dan Ketarjihan Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kota Yogyakarta, Rabu (23/7/2025).
Disampaikan Ketua Majelis Tabligh PDM Kota Yogyakarta, Arief Bharata Al-Huda, S.Psi, MM, pertemuan kali ini menjadi simpul terangkainya sebuah ikhtiar: “Silaturahmi dan Upgrading Korps Muballigh dan Muballighat PDM-PDA Kota Yogyakarta”.

Kata Arief Bharata, program strategis ini akan digelar pada 26 Juli 2025. “Silaturahmi sebagaimana difirmankan Allah SWT dalam QS An-Nisa ayat 1 adalah perekat ukhuwah yang membawa keberkahan,” paparnya.

Lebih dari itu, kata Arief Bharata, Nabi Muhammad SAW bersabda yang artinya: “Barang siapa yang ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, hendaklah ia menyambung tali silaturahmi.” (HR. Bukhari dan Muslim). Menurutnya, program upgrading ini adalah wujud nyata dari pemahaman bahwa dakwah harus senantiasa relevan dan dinamis.

Muballigh dan muballighat adalah ujung tombak dakwah, pelita yang menerangi kegelapan. “Oleh karena itu, upgrading adalah investasi tak ternilai untuk memastikan cahaya dakwah Muhammadiyah senantiasa benderang, menembus sekat-sekat zaman dengan hikmah dan kebijaksanaan,” ungkap Arief Bharata.
Semangat tajdid (pembaharuan) adalah denyut nadi yang tak pernah berhenti. Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof Dr H Haedar Nashir, M.Si, seringkali mengingatkan bahwa Muhammadiyah itu gerak jangan sampai statis.

Program ini adalah refleksi dari gerak itu. Sebuah upaya sistematis untuk memperkuat kapasitas para pengemban risalah agar dakwah tidak hanya sampai di telinga, tetapi meresap ke dalam sanubari. Menggerakkan aksi dan membawa perubahan positif.

“Semoga silaturahmi dan upgrading ini menjadi ladang amal jariyah, memperkokoh barisan dakwah Muhammadiyah dan melahirkan muballigh-muballighat yang tidak hanya faqih dalam ilmu, tetapi juga arif dalam berdakwah serta istiqomah dalam perjuangan,” kata Arief Bharata. (*/Fan)

Menarik dibaca

SMA Muhi Tasyarufkan Tiga Penghargaan Umrah saat Pengajian Milad ke-76

Dalam rangka penutupan Milad ke-76, SMA Muhammadiyah 1 (Muhi) Yogyakarta menggelar pengajian akbar di Gedung …