Tingkatkan Kualitas SDM, PCM Umbulharjo Studi Banding ke Lamongan

PDMJOGJA.ORG – UMBULHARJO, Masjid Namira yang beralamat di Jalan Raya Mantup, Lamongan Km 5 atau tepatnya di Desa Jotosanur, Kecamatan Tikung, Lamongan, Jawa Timur, menjadi salah satu tujuan studi banding rombongan sebanyak 50 orang dari Pengurus PCM, PCA, Ortom dan AUM Umbulharjo Yogyakarta. Diantara AUM yang ikut studi banding adalah Kepala Sekolah SD Muhammadiyah Pakel, bunda Menik kamrianan, S.Ag berserta 3 guru pendamping dan beberapa kepala sekolah lainnya di bawah binaan PCM Umbulharjo.

Ada keunikan dalam tatanan ruang wudhu dan interior masjid yang tampak terjaga keindahan dan keasriannya. Termasuk keberadaan kiswah ka’bah di tempat imam. Bekas kain penutup ka’bah asli itu sengaja didatangkan langsung dari Masjidil Haram yang ada di Arab Saudi.

Rombongan PCM Umbulharjo berfoto didepan kiswah kabah di Masjid Namira Lamongan dalam acara studi banding
Rombongan PCM Umbulharjo berfoto didepan kiswah kabah di Masjid Namira Lamongan dalam acara studi banding

Kiswah itu terpasang di dinding mihrab imam, dan tampak kokoh dengan lindungan kaca tebal. Sementara potongan kiswah berukuran kecil, terbingkai rapi dan dipajang pada dinding masjid, di sebelah kiri dan kanan mihrab. Tidak jauh dari jalan, menuju tempat wudhu, terdapat kulkas berisi penuh air mineral dalam kemasan gelas. Bagi yang tidak suka dingin, takmir masjid juga menyediakan air mineral kemasan tersebut di kardus yang berada di sebelahnya.

Studi Banding kali ini dilakukan dengan tiga tujuan, yakni Masjid Namira, PCM Babat Lamongan dan PCM Kalitidu Lamongan.

“Kami, PCM Umbulharjo bersama PCA, Ortom dan AUM melaksanakan agenda tahunan berupa studi banding dengan harapan mampu memberikan wawasan baru bagi semua pengurus untuk semakin bekerja lebih baik agar Muhammadiyah khususnya di PCM Umbulharjo semakin maju berkemajuan. Tempat tujuan studi banding ada 3 tempat yaitu masjid Namira, PCM Babat dan PCM Kalitidu.”, tutur bapak H. Mursih Haryono, BA (2/12/17).

Lebih lanjut dijelaskan bahwa studi banding ke masjid Namira dengan maksud belajar cara mengelola yayasan Namira, mulai dari mengelola masjid dan amal usaha yang dimiliki sehingga dapat berkembang pesat dan dikagumi masyarakat luas dengan program kegiatannya.

“Diantara tips mengelola amal usaha agar maju pesat adalah disiplin waktu, ikhlas karena Allah, mengakomodir semua ide dan gagasan, saling menghargai dan memahami serta saling tabayun dalam setiap permasalahan yang muncul untuk dicari solusi bersama dan yang paling penting adalah memiliki jiwa sebagai pelayan umat.” tutur ketua takmir masjid Namira Lamongan (2/12/17).

Setelah mendapatkan beberapa tips cara mengelola amal usaha, maka rombongan melanjutkan perjalanan. Tujuan selanjutnya adalah ke PCM Babat Lamongan yang terkenal sebagai PCM terbaik seluruh Indonesia. Di acara ramah tamah dengan pengurus PCM Babat, banyak hal yang dapat kita tiru mulai dari pengelolaan Ortom, AUM dan melaksanakan program kerjanya sehingga mampu menggerakkan ekonomi umat. PCM Babat sangat dikagumi oleh masyarakat setempat karena dengan jumlah minoritas mampu menarik hati warga mayoritas yang di luar warga Muhammadiyah. Banyak program kegiatan yang dicanangkan oleh PCM Babat, dintaranya:

  1. Majelis Pendidikan Kader PCM Babat Lamongan akan memprioritaskan perkaderan berupa pelatihan ideopolitor dan Baitul Arqom di kalangan karyawan AUM dan pimpinan persyarikatan. Majelis Pembina Kesejahteraan Umat akan memprioritaskan pendirian Rumah Sakit Muhammadiyah berlantai 5 di jalan Raya Babat-Lamongan.
  2. Majelis Ekonomi dan Majelis Pemberdayaan Masyarakat akan memfokuskan pada peningkatan ekonomi warga Muhammadiyah dengan mendirikan usaha kemasan air minum yang merupakan kebutuhan pokok masyarakat. Di samping itu juga mendirikan proyek perumahan terjangkau untuk masyarakat muslim yang sudah terjual puluhan unit.
  3. Majelis Tabligh akan terfokus dalam pembinaan jamaah warga Muhamadiyah. Untuk Lazismuh akan mengoptimalkan pengelolaan zakat yang bersumber dari seluruh potensi aum dan warga persyarikatan. Masalah kuburan pun tidak luput dari pembahasan program unggulan.
  4. Majelis Pelayanan Sosial (MPS), merencanakan  dalam periode ini merealisasikan memiliki kuburan islami warga Muhammadiyah. Tentu program ini akan bersinergi dengan majelis Tabligh dan Wakaf kehartabendaan.

Prestasi yang luar biasa telah ditunjukkan oleh PCM Babat Lamongan sebagai salah satu bukti bahwa Muhammadiyah berperan aktif dalam melayani masyarakat luas. Program kegiatan yang ditujukan untuk kepentingan umat tersebut tentunya sangat relevan dan berjalan sesuai jalur yang digagas oleh pendiri Muhahammadiyah. KH. Ahmad Dahlan tentunya sangat bangga seandainya masih hidup dan melihat kenyataan bahwa Muhammadiyah semakin dicintai warga masyarakat.

Surat Al Ma’uun yang menjadi salah satu sumber inspirasi KH. Ahmad Dahlan dalam menndirikan Muhammadiyah tetap dipegang teguh oleh para penerus dan kader Muhammadiyah dalam mengembangkan Muhammadiyah menjadi organisasi yang mementingkan kepentingan umat.

Semoga Muhammadiyah ke depan menjadi organisasi yang senantiasa dikagumi dan dibutuhkan oleh umat. Sehingga KH. Ahmad Dahlan semakin tersenyum bangga karena senantiasa mendapatkan aliran pahala dari investasinya mendirikan Muhhammadiyah. Semoga Muhammadiyah ke depan semakin maju berkemajuan dan memiliki peran penting dalam pembangunan bangsa dan peningkatan ekonomi umat.


Kontributor : Machdar R Dahuri, M.Pd.I (Staff pendidik di SD Muhammadiyah Pakel)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Artikel Terbaru

Komitmen

Apakah berorganisasi perlu komitmen? Tentu. Dengan adanya komitmen, organisasi akan selalu terjaga dari marwahnya. Bahkan dengan komitmen antara pimpinan...

Bahasa Komunikasi Dakwah (Guyon Ning Maton)

Dakwah merupakan titah agama untuk setiap pemeluknya dijalankan  secara perorangan maupun lembaga. Dakwah merupakan misi utama dari setiap nabi dan...

Inilah Visi (Kader)

Suatu hari ada tugas mata pelajaran Kemuhammadiyahan untuk siswa siswi kelas 9. Mata pelajaran yang saya ampu di...

Menanamkan Percaya Diri Pada Anak

Percaya diri merupakan aspek yang sangat penting bagi kehidupan. Tanpa percaya diri, seseorang akan mengalami berbagai masalah termasuk...

Akreditasi Organisasi

Beberapa bulan terakhir ini, sekolah di lingkungan Kota Yogyakarta disibukkan dengan akreditasi. Sekolah negeri maupun swasta, tak terkecuali sekolah...

Artikel Terkait