Islam di Tanah Thailand

Kita ketahui bahwa Thailand adalah negara yang dihuni oleh penduduk mayoritas beragama Budha. Menurut sensus penduduk pada tahun 2000, mayoritas warga Negara Thailand beragama Budha (94,6%), kemudian Islam (4,6%), dan sisanya adalah Kristen dan Katolik [1]. Namun saat ini angka pemeluk agama Islam dipercaya melebihi angka 10%, atau sekitar 7,4 juta dari 67 juta jiwa penduduk Thailand [2]. Hal ini menunjukkan bahwa pertumbuhan pemeluk agama Islam di negeri ini terus meningkat.

Universitas Muhammadiyah Yogyakarta beberapa tahun silam sempat kedatangan tamu dari Thailand. Tamu itu adalah seorang cucu dari Kiai Ahmad Dahlan yang tinggal di Thailand. Ia memiliki peran besar dalam menyebarkan dakwah di negara Gajah Putih itu, khususnya dalam soal makanan halal. Eksistensi cucu Kiai Dahlan menjadi sebuah contoh bagaimana kemampuan seseorang di hargai dimanapun ia berada. Walaupun berada di negeri yang mayoritas beragama Budha namun tidak mengesampingkan keyakinan agama lain. Sebagaimana yang dialami oleh Winai Dahlan yang memperoleh kedudukan di sebuah universitas di Thailand.

Winai Dahlain adalah seorang profeser yang memiliki legalitas dalam menetukan sertifikasi makanan halal di Thailand. Winai Dahlan yang juga seorang direktur ini getol mempromosikan makanan halal di Thailand. Inilah sebuah cara untuk menjaga keutuhan nilai-nilai islam. Winai Dahlan merupakan bagian dari warga muslim Thailand yang memiliki leluhur dari tanah jawa. Selain basis kegiatan mereka di masjid dan bercampur baur dengan warga muslim lainnya, mereka juga membentuk komunitas sendiri agar tidak melupakan akar budayanya. Dan yang terpenting mereka bisa saling menasehati untuk menjalani ajaran islam secara utuh.

Sebagaimana sejarah awal mula masuknya sebuah agama di suatu negara dengan beragam cara, maka Islam di Thailandpun juga memiliki sejarahnya. Islam di Thailand mempunyai sejarah tersendiri yang bisa dibilang tragis dan berliku. Mulai dari abad ke-12 dimana Agama Islam menapakkan kakinya di kerajaan Pattani dan kemudian menjadi mayoritas di wilayah tersebut. Proses masuknya Islam di Thailand dimulai sejak kerajaan Siam mengakui sisi kerajaan Pattani Raya atau lebih dikenal oleh penduduk muslim Thailand sebagai Pattani Darussalam.

Sebagaimana kita ketahui berdasarkan sensus penduduk Thailand di tahun 2000  bahwa umat Islam hanya 4,6 % dari total penghuni negara Thailand. Dimana saja penyebaran jumlah penduduk muslim di Thailand?. Berdasarkan keterangan wikipedia Islam tersebar di wilayah selatan. Islam di Thailand banyak dijumpai di beberapa provinsi wilayah selatan negeri gajah putih ini, antara lain Provinsi Pattani (80%), Yala (68,9%), NarathiwatSatun (67,8%) juga Songkhla, seluruh provinsi tersebut dahulunya masuk wilayah kerajaan Pattani Raya pada abad ke-12, sebelum kerajaan Sukhotai berdiri.

Islam di Thailand banyak dijumpai di beberapa provinsi wilayah selatan negeri gajah putih ini, antara lain Provinsi Pattani (80%), Yala (68,9%), Narathiwat, Satun (67,8%) juga Songkhla
Islam di Thailand banyak dijumpai di beberapa provinsi wilayah selatan negeri gajah putih ini, antara lain Provinsi Pattani (80%), Yala (68,9%), Narathiwat, Satun (67,8%) juga Songkhla (Sumber gambar : klik disini)

Patut kita apresiasi apa yang dilakukan oleh kerajaan Thailan dengan dibentuknya suatu lembaga yang mengurusi urusan agama Islam. Meskipun Thailand terkenal sebagai negeri Budha, akan tetapi sekarang kerajaan cukup mensupport kehidupan Islam untuk penduduknya. Tanggungjawab masalah berkaitan agama Islam di Thailand diemban oleh seseorang mufti yang memperoleh gelar Syaikhul Islam (Chularajmontree). Mufti ini ada di bawah kementerian dalam negeri serta juga kementerian pendidikan serta bertanggungjawab pada raja. Mufti bertugas buat mengatur kebijakan yg bersangkutan dengan kehidupan muslim, seperti penentuan awal serta akhir bulan hijriyah. Jumlah kaum muslimin di Thailand mencapai 4.6% dengan statistik terbaru sekitar 4 juta dari total 65 juta penduduk, namun Islam menjadi agama mayoritas kedua setelah Buddha.

Mufti membawahi dewan propinsial Islam yang beranggotakan 26 orang dari tiap propinsi. Menurut Kantor Statistik Nasional Thailand pada tahun 2007, negara ini memiliki 3.494 masjid, dengan jumlah terbesar (636) di provinsi Pattani.  Dan dewan tersebut membawahi sekitar 3494 masjid yang ada di Thailand. Menurut Departemen Agama (RAD), 99% dari masjid yang berhubungan dengan Sunni cabang Islam dengan 1% sisanya Syiah. (https://id.wikipedia.org/wiki/Islam_di_Thailand)

Pusat dari kegiatan tersebut berada di Bangkok, yaitu Islamic Center yang terletak di daerah Ramkhamhaeng. Selain itu, di setiap Universitas biasanya terdapat Muslim Student Club. Biasanya kelompok tersebut mendapat tempat khusus yang juga dapat digunakan untuk melaksanakan shalat. Mufti bertugas untuk mengatur kebijakan yang berkaitan dengan kehidupan muslim, seperti penentuan awal dan akhir bulan hijriyah.

Secara umum, masyarakat Thailand juga sangat toleran terhadap muslim. Mereka cukup peduli dengan makanan yang dapat kita makan, dan mereka juga sangat mudah memberi izin untuk melakukan shalat. Namun ada sedikit kendala saat hari besar umat muslim. karena Thailand merupakan Negara Budha, sehingga hari besar kaum muslimin (Idul Fitri dan Idul Adha) tidak mereka liburkan. Hal ini terkadang menjadi kendala bagi para pelajar atau pegawai yang ingin melaksanakan sholat Ied berjama’ah. Namun biasanya tiap institusi memberikan keringanan untuk “membolos” pada waktu-waktu tersebut. Semoga pemerintah memberikan keluangan untuk umat muslim menjalankan hari besar keagamaannya.

Artikel ini pernah dimuat di Rubrik Dunia Islam Majalah Mentari Bulan 5 Tahun 2017, dimuat kembali untuk tujuan dakwah

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Artikel Terbaru

Komitmen

Apakah berorganisasi perlu komitmen? Tentu. Dengan adanya komitmen, organisasi akan selalu terjaga dari marwahnya. Bahkan dengan komitmen antara pimpinan...

Bahasa Komunikasi Dakwah (Guyon Ning Maton)

Dakwah merupakan titah agama untuk setiap pemeluknya dijalankan  secara perorangan maupun lembaga. Dakwah merupakan misi utama dari setiap nabi dan...

Inilah Visi (Kader)

Suatu hari ada tugas mata pelajaran Kemuhammadiyahan untuk siswa siswi kelas 9. Mata pelajaran yang saya ampu di...

Menanamkan Percaya Diri Pada Anak

Percaya diri merupakan aspek yang sangat penting bagi kehidupan. Tanpa percaya diri, seseorang akan mengalami berbagai masalah termasuk...

Akreditasi Organisasi

Beberapa bulan terakhir ini, sekolah di lingkungan Kota Yogyakarta disibukkan dengan akreditasi. Sekolah negeri maupun swasta, tak terkecuali sekolah...

Artikel Terkait