Ironi Jual Beli Organ Tubuh

Gambar Ironi Jual Beli Organ Tubuh
Ahmad Ahid Mudayana, S.KM, M.PH.
Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan, Ketua Majelis Pendidikan Kader Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Yogyakarta

Setiap organ tubuh yang ada didalam tubuh manusia memiliki fungsi masing-masing. Fungsi tersebut sangat vital sebagai penunjang manusia didalam melaksanakan aktifitas kehidupannya. Gaya hidup manusia yang tidak baik menjadikan fungsi organ tersebut menjadi terganggu sehingga tidak dapat berfungsi secara maksimal bahkan ada yang idak bisa berfungsi lagi. Akibatnya, kualitas hidup menjadi berkurang atau bahkan meninggal dunia karena gagal berfungsinya salah satu organ tubuhnya. Betapa berartinya organ tubuh tersebut sehingga banyak diantara kita yang sampai rela untuk membayar mahal agar organ tersebut bisa berfungsi secara maksimal. Mulai dari pengobatan sampai dengan transplantasi organ dilakukan demi menjaga kualitas hidup.

Tidak jarang kita jumpai ada seseorang yang mencari pendonor organ tubuh untuk menggantikan organ tubuh yang sudah tidak berfungsi lagi. Berbagai cara dilakukan agar bisa mendapatkan pendonor organ tersebut. Akan tetapi ada juga orang yang dengan sukarela mendonorkan organ tubuhnya. Meskipun ada juga yang ingin menjual otgan tubuhnya karena himpitan ekonomi. Hal ini yang patut disayangkan. Adanya fenomena jual beli organ tubuh manusia menjadi bukti bahwa ada diantara masyarakat yang belum mengetahui secara betul fungsi organ tubuh manusia. Sehingga hanya karena faktor ekonomi mereka menjual organ tetapi tidak memikitkan dampak selanjutnya ketika mereka tidak memiliki organ tubuh tersebut. Lebih ironis lagi jual beli organ saat ini telah menjadi bisnis yang menggiurkan.

Berdasarkan Undang-Undang tentang kesehatan nomor 36 tahun 2009 pada pasal 64 poin kedua dan ketiga. Pada poin kedua disebutkan bahwa transplantasi organ dan/atau jaringan tubuh dilakukan hanya untuk tujuan kemanusiaan dan dilarang untuk dikomersilkan. Pada poin kedua disebutkan bahwa organ dan/atau jaringan tubuh dilarang diperjualbelikan dengan dalih apapun. Jika dilihat dari peraturan tersebut sudah semestinya orang-orang yang melakukan kegiatan jual beli organ tubuh manusia merupakan perbuatan melanggar hukum. Tidak bisa setiap orang dengan mudahnya melakukan praktik jual beli tersebut karena merupakan tindakan pidana. Pada pasal 192 disebutkan bahwa setiap orang yang dengan sengaja memperjualbelikan organ dengan alasan apapun akan dikenai pidana maksimal 10 tahun dan denda maksimal satu milyar.

Selain dari pandangan undang-undang yang melarang, agama juga melarang memperjualbelikan organ tubuh manusia. Pendapat sebagian ulama yang mengatakan bahwa jual beli organ haram hukumnya beranggapan bahwa organ tubuh manusia adalah kepunyaan Allah SWT. Tidak sepantasnya seorang makhluk Allah SWT memperjualbelikannya. Di sisi lain, jika salah satu organ tubuh tersebut dijual maka dimungkinkan orang tersebut tidak bisa hidup secara normal sehingga terganggu aktifitasnya. Termasuk aktifitas beribadah kepada Allah SWT yang menjadikan ibadah tidak khusyu’ atau terganggu.

Dari segi kedokteran, transplantasi organ tidak semudah yang dikira. Butuh proses yang sangat panjang sebelum transplantasi organ tersebut dilakukan. Tidak semua organ tubuh manusia itu sama. Sebelum dilakukan transplantasi maka terlebih dahulu harus diperiksa apakah organ pendonor tersebut cocok dengan yang akan didonor. Karena setiap organ memiliki jaringan yang berbeda. Juga dilihat dari aspek medis apakah transplantasi tersebut akan berdampak negatif mulai dari cacat seumur hidup atau menyebabkan meninggal dunia terhadap pendonor. Jika berdampak negatif maka sudah tentu transplantasi tidak bisa dilakukan. Di Indonesia hanya rumah sakit tertentu yang bisa melakukan program transplantasi yang sudah ditunjuk oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Menjadi sebuah ironi jika masih ada masyarakat yang memperjualbelikan organ tubuh mereka. Sudah sangat jelas bahwa perbuatan tersebut merupakan perbuatan pidana dan juga tidak diperbolehkan oleh agama. Persoalan kemiskinan yang menjadi latar belakang adanya praktik jual beli tersebut harus disikapi dengan bijak oleh pemerintah. Jangan sampai praktik tersebut terus bermunculan terlebih jika praktik tersebut sampai melibatkan oknum tenaga medis. Upaya pencegahan harus dilakukan dengan melakukan sosialisasi larangan memperjualbelikan organ sampai pada aspek negatif dari sisi medis. Selain itu, program pengentasan kemisikinan juga harus benar-benar menyasar kaum miskin sehingga mereka tidak mengambil jalan pintas hanya dengan menjual organ tubuh mereka untuk sekedar memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dari sisi kesehatan, gaya hidup yang sehat sangat diperlukan untuk menjaga agar fungsi organ tubuh dapat bekerja secara normal sehingga bisa melakukan aktifitas sehari-hari dengan baik. Berhati-hati didalam mengkonsumsi makanan serta rutin berolahraga menjadi solusi yang tepat untuk menjaga fungsi organ tubuh. Mengkonsumsi makanan tidak hanya dilihat dari satu aspek saja yaitu kehalalan tetapi juga harus melihat dari sisi kebaikannnya. Seperti yang telah difirmankan oleh Allah SWT dalam surat Al-baqarah ayat 168 yang artinya “hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat dimuka bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan, sesungguhya setan itu adalah musuh yang nyata bagimu”. Semoga kita termasuk kedalam golongan orang-orang yang tidak mengikuti langkah-langkah setan.

Persoalan kemiskinan yang menjadi latar belakang adanya praktik jual beli tersebut harus disikapi dengan bijak oleh pemerintah
Persoalan kemiskinan yang menjadi latar belakang adanya praktik jual beli tersebut harus disikapi dengan bijak oleh pemerintah (Sumber gambar : klik disini)

Artikel ini pernah dimuat di Rubrik Kesehatan Majalah Mentari Bulan 3 Tahun 2016, dimuat kembali untuk tujuan dakwah

UPDATE

Komitmen

Apakah berorganisasi perlu komitmen? Tentu. Dengan adanya komitmen, organisasi akan selalu terjaga dari marwahnya. Bahkan dengan komitmen antara pimpinan...

Bahasa Komunikasi Dakwah (Guyon Ning Maton)

Dakwah merupakan titah agama untuk setiap pemeluknya dijalankan  secara perorangan maupun lembaga. Dakwah merupakan misi utama dari setiap nabi dan...

Inilah Visi (Kader)

Suatu hari ada tugas mata pelajaran Kemuhammadiyahan untuk siswa siswi kelas 9. Mata pelajaran yang saya ampu di...

Menanamkan Percaya Diri Pada Anak

Percaya diri merupakan aspek yang sangat penting bagi kehidupan. Tanpa percaya diri, seseorang akan mengalami berbagai masalah termasuk...

Akreditasi Organisasi

Beberapa bulan terakhir ini, sekolah di lingkungan Kota Yogyakarta disibukkan dengan akreditasi. Sekolah negeri maupun swasta, tak terkecuali sekolah...