Indahnya Sholat Malam

PENULIS Tri Khotimah Sholikhah, S,Ag (Guru SD Muh Kleco)

Bermula dari sebuah kajian pagi di sekolah kami saat Ramadhan dulu Ketika tema yang diangkat waktu itu adalah keutamaan sholat malam, sebuah sentilan yang menggelitik fikiran kami masing-masing untuk berintrospeksi diri. Allah memberikan kita jatah waktu yang sama dalam sehari. Dalam mengisi kehidupannya, masing-masing orang berbeda-beda. Ada yang tergolong memberi manfaat untuk orang lain, ada pula yang hanya menjadi beban orang lain dan ada pula yang berhenti, hanya berbuat yang itu-itu saja, tanpa ada peningkatan. Sudahkah aku menjadi insan yang beruntung? Semakin hari menuju pada yang lebih baik? Mungkin itulah inti refleksi pagi di bulan Romadhon waktu itu.

Berbuatlah yang terbaik dalam hidupmu. Termasuk dalam melaksanakan ibadah kepada Allah. Kita tahu tak  ada yang pantas kita lakukan di dunia ini selain hanya mengabdi pada Allah semata. Sholat malam menjadi primadona ibadah bagi Nabi Muhammad SAW dan juga para shabatnya, serta orang-orang sholeh zaman dulu untuk menambah amal ibadah mereka, tentunya setelah yang wajib mereka lakukan. Malam yang hening dan tenang adalah momen yang indah dan sangat berharga bagi mereka. Tiada perhiasan hidup yang bisa dimiliki selain tiada melewatkan malam dengan bermunajat kepada Allah di saat-saat itu.

Keajaiban siang dan malam yang telah Allah berikan pada kita, sungguh merupakan keindahan bagi hamba yang mau berfikir. Tidaklah Allah menciptakan sesuatu selain pasti berfaedah bagi makhluknya. Siang untuk berkarya dan berupaya bagi kehidupan, malam untuk beristirahat, mengumpulkan tenaga kembali serta mendekatkan diri pada sang khaliq. Di saat inilah Allah tak habis-habisnya menyampaikan tentang keutamaan sholat malam.”Dan pada sebagian malam hari, shalat tahajudlah kamu sebagai ibadah tambahan bagimu;mudah-mudahan Rabb-mu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji”(Al-Isra’[17] : 79) “Mereka sedikit sekali tidur di waktu malam. Dan di akhir-akhir malam mereka memohon ampun (kepada Allah)”(Az-Dzariat[51] : 17-18), dan di surat-surat yang lain, keutamaan Sholat malam ini diungkapkan oleh Allah.

Dari sebuah pengalaman perjalanan ruhani seorang teman. Hidupnya merasa terikat dengan rutinitas hidup dan semakin lama semakin melenakan hubungannya dengan Allah. Terutama waktu sholat fardhu, sering terlambat jauh dari waktunya, karena tuntutan pekerjaannya.Perasaan jemu, lelah dan hampa dia rasakan, lebih-lebih setelah beberapa penyakit menghinggapinya. Setelah kajian pagi kami ini, rupanya dia mulai melakukan perubahan. Dia mulai memprioritaskan Allah dengan berhenti bekerja dan melakukan Sholat saat tiba waktunya. Kemudian menambah ibadahnya dengan sholat malam yang rutin dilakukan setiap malam. Yang terjadi kemudian ternyata dia merasa bahagia, bersemangat dan selalu sehat. Menurut saya,mungkin ini hanya sebagian kecil faedah dari sholat malam yang dilakukannya.

Jika kita memahami dengan sepenuh hati, Nabi Muhammad SAW yang telah mencontohkan pada kita untuk mengerjakan sholat malam, maka tak ada alasan bagi kita untuk meninggalkannya. Namun memang terasa begitu berat bagi yang belum memulainya, dan belum terbiasa melakukannya. Itu semata-mata karena kita belum sepenuhnya mencontoh kebiasaan hidup yang dicontohkan nabi. Karena keutamaannya, maka membuat pola pikir baru tentang sholat malam dan mengatur pola hidup kita supaya mudah mengikuti cara ibadah rosul, pantaslah untuk kita mulai sejak sekarang.

Lalu bagaimana supaya mudah melakukan sholat malam ?

  1. Mengetahui keutamaan sholat malam / qiyamul lail bagi diri kita : Allah akan memberikan perbedaan kedudukan bagi orang yang mau melaksanakan sholat malam dengan yang enggan, di sisinya. Serta akan memberi kebahagiaan yang dirasakan di dunia akhirat bagi yang mengerjakannya.
  2. Memahami bahwa tipu daya setanlah yang membuat kita berat melakukan sholat malam : Dalam sebuah hadits menceritakan, saat pagi tiba syetan itu mengganggu manusia agar melanjutkan tidurnya. Maka jika kita segera bangun lalu berdoa, mengambil air wudhu lalu mendirikan sholat, maka terlepaslah berbagai ikatan yang dilakukan syetan pada diri kita saat tidur. Jadi jika kita bisa melakukan sholat malam, maka berarti kita telah mengalahkan syetan, musuh abadi kita di dunia ini,sungguh betapa hebatnya kita.
  3. Selalu mengingat bahwa kematian bisa datang sewaktu-waktu : Tidak ada jaminan kita akan hidup esok hari. Maka saat nafas masih berhembus, gunakanlah untuk mengumpulkan amal ibadah sebanyak-banyaknya, terutama dengan sholat malam setiap hari.
  4. Selagi kesehatan bersahabat dengan kita : Apa jadinya saat kita sedang sakit? Pasti badan tak karuan rasanya. Saat itu kita baru merasakan nikmatnya sehat. Maka saat sehat bersama kita, usahakan tak terlewat sholat malam menghiasi malam-malam kita. Insya Allah kesehatan akan selalu kita rasakan dengan bangun lebih awal sebelum shubuh tiba.
  5. Mengatur jam tidur, dan mewajibkan jam bangun : Saat kita mampu bangun di pagi buta dengan merasa cukup istirahat, itulah jam tidur kita sebenarnya. Jika kita merasa cukup tidur mulai jam 10 malam, maka tidurlah mulai jam itu. Jika belum merasa cukup maka tidurlah lebih awal. Mewajibkan jam bangun, artinya membuat kontrak berfikir dengan tubuh kita, dengan tidak boleh memberi toleransi pada diri kita untuk bangun lebih siang dari jam bangun yang biasa kita gunakan untuk melakukan sholat malam. Misalnya, jika sudah terbiasa bangun jam 3 pagi, jangan sekali-kali menunda 10, atau 15 menit lagi jika sudah sampai saatnya. Apabila ini sudah menjadi kebiasaan maka otomatis badan kita akan menyesuaikan diri dengan kontrak berfikir kita, yaitu “bangun maksimal jam 3”.

Dari beberapa cara supaya mudah melakukan sholat malam tadi, yang terpenting adalah semata-mata mencintai Allah dan rosul.Meyakini bahwa Allah akan selalu mendengarkan setiap permohonan kita di setiap waktu-waktu di malam hari itu. Betapa indahnya jika kita merasa dekat dengan sang penguasa alam semesta ini. Dengan banyak bermunajat, bersimpuh dan mengakrabkan diri dengan keheningan jwa serta memperbanyak sujud di hadapan Allah di malam hari, maka kita akan menjadi pribadi yang terbaik. Setidaknya dibandingkan saat kita belum mengamalkan sholat malam ini.

Sholat malam menjadi indah, saat kita merasa kurang bila belum melakukannya. Seakan ada hal yang terlewat dan kita merasa rugi karenanya. Maka malam bukanlah saat yang menakutkan karena keheningannya, bukan pula saat yang menyebalkan karena setelah malam ini berlalu, kita kembali dengan aktifitas sehari hari. Namun malam yang membawa kita pada pertemuan dengan sang Khaliq, di keheningan yang tercipta, akan selalu kita nanti-nantikan kedatangannya. Maka harapan dan impian menjadi kokoh karena keyakinan kita, bahwa Allah selalu mendengar apa yang menjadi doa kita setelah sholat malam.

Demikianlah, indahnya sholat malam jika kita mulai melaksanakannya. Belumlah dapat dirasakan betapa hebatnya pahala yang akan kita terima nanti di akhirat, namun sudah dapat terasa nikmat yang luar biasa saat kita dekat dengan-Nya. Sekuat-kuat musuh yang ada di hadapan kita, lebih kuat lagi musuh yang ada dalam diri kita, yakni kemalasan dan keterlenaan. Buktikan dengan melaksanakan sholat malam, maka hati akan terasa tenang, tentram dan damai. Berbagai ujian yang kita alami sesiang tadi, curhatkanlah pada-Nya, insya Allah jika bergantung hanya pada Allah semata, maka tiadalah masalah yang tak bisa kita pecahkan.Setidaknya merasakan Allah bersama kita di setiap saat. Karena kita adalah hamba –hamba Allah yang ingin kembali nantinya kepada-Nya dengan keadaan yang terbaik. Semoga Allah memberi kita kemudahan untuk melakukan sholat malam.

Shalat tahajjud
Sholat malam menjadi primadona ibadah bagi Nabi Muhammad SAW dan juga para sahabatnya (Sumber gambar : klik disini)

Artikel ini pernah dimuat di Rubrik Opini Majalah Mentari Bulan 3 Tahun 2012, dimuat kembali untuk tujuan dakwah

Gambar Indahnya Sholat Malam
Jurnalis Jamaah
Jamaah Muhammadiyah (pimpinan, anggota, simpatisan dan pegawai) yang mengirim artikel dan berita ke redaksi Majalah Mentari dan PDMJOGJA.ORG. Artikel dan berita ini ditulis oleh penulis lepas / kontributor tidak tetap | Artikel dan berita yang ditulis adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi. Untuk mengirim tulisan silahkan kunjungi link berikut : pdmjogja.org/kirim-tulisan/.

UPDATE

Komitmen

Apakah berorganisasi perlu komitmen? Tentu. Dengan adanya komitmen, organisasi akan selalu terjaga dari marwahnya. Bahkan dengan komitmen antara pimpinan...

Bahasa Komunikasi Dakwah (Guyon Ning Maton)

Dakwah merupakan titah agama untuk setiap pemeluknya dijalankan  secara perorangan maupun lembaga. Dakwah merupakan misi utama dari setiap nabi dan...

Inilah Visi (Kader)

Suatu hari ada tugas mata pelajaran Kemuhammadiyahan untuk siswa siswi kelas 9. Mata pelajaran yang saya ampu di...

Menanamkan Percaya Diri Pada Anak

Percaya diri merupakan aspek yang sangat penting bagi kehidupan. Tanpa percaya diri, seseorang akan mengalami berbagai masalah termasuk...

Akreditasi Organisasi

Beberapa bulan terakhir ini, sekolah di lingkungan Kota Yogyakarta disibukkan dengan akreditasi. Sekolah negeri maupun swasta, tak terkecuali sekolah...