Hak Pasien di Rumah Sakit (1)

Ada sebagian diantara masyarakat yang belum mengetahui hak mereka sebagai pasien di rumah sakit. Hal ini yang terkadang menimbulkan persepsi bagi para pasien bahwa mereka kurang diperlakukan sebagaimana yang seharusnya. Masyarakat harus mengetahui hak sebagai seorang pasien yang mendapatkan pelayanan di rumah sakit. Hampir seluruh rumah sakit sebenarnya sudah mensosialisasikan hak pasien melalui berbagai media. Akan tetapi, kesadaran dari masyarakat akan mencari informasi terkait hak pasien memang masih perlu ditingkatkan.

Berdasarkan Undang-Undang No.44 Tahun 2009 tentang rumah sakit pada pasal 32 sudah tercantum secara jelas hak pasien. Pertama, setiap pasien memperoleh informasi mengenai tata tertib dan peraturan yang berlaku di rumah sakit. Sebagian rumah sakit mencantumkan peraturan tersebut menggunakan media poster yang ditempel pada dinding rumah sakit. Penting bagi pasien untuk mengetahui peraturan tersebut agar tidak menyalahi aturan yang ada di rumah sakit. Kedua, memperoleh informasi tentang hak dan kewajiban pasien. Informasi tersebut juga disampaikan oleh rumah sakit melalui media poster atau media lainnya yang terdapat di rumah sakit.

 Ketiga, memperoleh layanan yang manusiawi, adil, jujur, dan tanpa diskriminasi. Semua masyarakat dari berbagai golongan mendapatkan hak yang sama sehingga seharusnya tidak ada lagi diskriminasi yang dilakukan oleh pihak rumah sakit. Keempat, memperoleh layanan kesehatan yang bermutu sesuai dengan standar profesi dan standar prosedur operasional. Setiap rumah sakit harus menyelenggarakan layanan yang bermutu tanpa terkecuali. Saat ini masih bisa kita temui rumah sakit yang belum sepenuhnya melayani sesuai dengan standar yang ada. Hal ini berdampak pada buruknya layanan dan merugikan masyarakat yang memanfaatkan layanan tersebut.

Kelima, memperoleh layanan yang efektif dan efisien sehingga pasien terhindar dari kerugian fisik dan materi. Di era BPJS Kesehatan ini seharusnya tidak ada lagi biaya tambahan yang harus dibebankan kepada pasien. Untuk itu petugas kesehatan dituntut untuk bekerja secara professional dan melakukan diagnose secara tepat. Keenam, mengajukan pengaduan atas kualitas pelayanan yang didapatkan. Jika ada pasien yang mendapatkan pelayanan dibawah standar yang ditetapkan maka berhak untuk mengadukan ke pihak rumah sakit tanpa raasa takut.

Ketujuh, memilih dokter dan kelas perawatan sesuai dengan keinginannya dan peraturan yang berlaku di rumah sakit. Kedelapan, meminta konsultasi tentang penyakit yang dideritanya kepada dokter lain yang mempunyai surat izin praktik baik didalam maupun diluar rumah sakit. Jika pasien merasa kurang puas dengan penjelasan yang disampaikan oleh dokter yang melayani, maka berhak untuk berkonsultasi dengan dokter yang lain. Hal ini dikarenakan setiap dokter memiliki pengetahuan dan kemampuan yang berbeda. Akan tetapi, dalam melakukan pelayanan kepada pasien maka dokter wajib melayani secara professional. Kedelapan, mendapatkan privasi dan kerahasiaan penyakit yang diderita termasuk data-data medisnya. Tidak ada yang boleh membocorkan rahasia medis pasien termasuk dokter yang melayani sekalipun. Maka sebagai pasien tidak perlu khawatir karena data rekam medisnya tidak akan diketahui oleh banyak orang.

Pasien berhak memperoleh layanan yang manusiawi, adil, jujur, dan tanpa diskriminasi
Pasien berhak memperoleh layanan yang manusiawi, adil, jujur, dan tanpa diskriminasi (Sumber gambar : klik disni)

Artikel ini pernah dimuat di Rubrik Kesehatan Majalah Mentari Bulan 5 Tahun 2015, dimuat kembali untuk tujuan dakwah

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Artikel Terbaru

Komitmen

Apakah berorganisasi perlu komitmen? Tentu. Dengan adanya komitmen, organisasi akan selalu terjaga dari marwahnya. Bahkan dengan komitmen antara pimpinan...

Bahasa Komunikasi Dakwah (Guyon Ning Maton)

Dakwah merupakan titah agama untuk setiap pemeluknya dijalankan  secara perorangan maupun lembaga. Dakwah merupakan misi utama dari setiap nabi dan...

Inilah Visi (Kader)

Suatu hari ada tugas mata pelajaran Kemuhammadiyahan untuk siswa siswi kelas 9. Mata pelajaran yang saya ampu di...

Menanamkan Percaya Diri Pada Anak

Percaya diri merupakan aspek yang sangat penting bagi kehidupan. Tanpa percaya diri, seseorang akan mengalami berbagai masalah termasuk...

Akreditasi Organisasi

Beberapa bulan terakhir ini, sekolah di lingkungan Kota Yogyakarta disibukkan dengan akreditasi. Sekolah negeri maupun swasta, tak terkecuali sekolah...

Artikel Terkait