Baitul Arqom: Kader PDPM Kota Jogja Harus Berkepribadian Muhammadiyah

PDMJOGJA.ORG – Sleman, Memasuki akhir periode kepengurusan, Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kota Yogyakarta mengadakan Baitul Arqom pada Jum’at-Sabtu (16-17 Maret 2018). Acara yang digelar di Wisma Mentari Kaliurang, Sleman tersebut diikuti oleh pimpinan dan anggota PDPM Kota Yogyakarta. Baitul Arqom bertujuan untuk meningkatkan konsolidasi intern PDPM Kota Jogjakarta serta meningkatkan kualitas kader sesuai dengan kepribadian Muhammadiyah.

Ghifari Yuristhiadi memberikan kenang - kenangan kepada Ridwan Furqoni sebagai salah satu pembicara di Baitul Arqam
Ghifari Yuristhiadi memberikan kenang – kenangan kepada Ridwan Furqoni sebagai salah satu pembicara di Baitul Arqam

Acara dibuka langsung oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Yogyakarta Akhid Widi Rahmanto dan disambung dengan materi tentang Muqadimah Anggaran Dasar Muhammadiyah (MADM). Setelah itu, beberapa tokoh lain juga hadir untuk memberikan materi, diantaranya adalah mantan Ketua MTDK PDM Kota Yogyakarta Wiharto, Mantan Ketua PWPM DIY Ridwan Furqoni dan Ketua PWPM DIY Iwan Setiawan.

Dalam Baitul Arqom, pengetahuan peserta tentang keislaman dan kemuhammadiyahan di upgrade kembali. Harapannya, secara keislaman kader PDPM Kota Jogjakarta mampu meningkatkan kualitas ibadahnya maupun amalannya sesuai dengan yang diajarkan dalam Muhammadiyah. Selain itu, dalam materi Kemuhammadiyahan, kader PDPM Kota Jogja diharapkan juga mampu menjalankan roda organisasi sesuai dengan apa yang telah digariskan dan dicita-citakan oleh Muhammadiyah. Dari penguatan kembali ideologi Muhammadiyah tersebut, rencana tindak lanjut dari kegiatan Baitul Arqom ini adalah memperkuat kajian Fiqh Ibadah, dan memperteguh komitmen ber-Muhammadiyah.

Kepedulian sosial yang selama ini terus digerakkan oleh Muhammadiyah juga menjadi fokus Baitul Arqom. Harapannya, program-program yang dijalankan benar-benar mampu memberikan manfaat bagi masyarakat secara luas. Hal tersebut kemudian tertuang dalam Rencana Tindak Lanjut (RTL) dalam Baitul Arqom ini. RTL yang ditetapkan diantaranya adalah Kesejahteraan Masyarakat melalui Pesantren Husnul Khatimah, Rumah Pelangi, Aplikasi Go Pemulung, dan Sosiopreneur Boarding.

Gambar Baitul Arqom: Kader PDPM Kota Jogja Harus Berkepribadian Muhammadiyah
Jurnalis Jamaah
Jamaah Muhammadiyah (pimpinan, anggota, simpatisan dan pegawai) yang mengirim artikel dan berita ke redaksi Majalah Mentari dan PDMJOGJA.ORG. Artikel dan berita ini ditulis oleh penulis lepas / kontributor tidak tetap | Artikel dan berita yang ditulis adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi. Untuk mengirim tulisan silahkan kunjungi link berikut : pdmjogja.org/kirim-tulisan/.

UPDATE

Komitmen

Apakah berorganisasi perlu komitmen? Tentu. Dengan adanya komitmen, organisasi akan selalu terjaga dari marwahnya. Bahkan dengan komitmen antara pimpinan...

Bahasa Komunikasi Dakwah (Guyon Ning Maton)

Dakwah merupakan titah agama untuk setiap pemeluknya dijalankan  secara perorangan maupun lembaga. Dakwah merupakan misi utama dari setiap nabi dan...

Inilah Visi (Kader)

Suatu hari ada tugas mata pelajaran Kemuhammadiyahan untuk siswa siswi kelas 9. Mata pelajaran yang saya ampu di...

Menanamkan Percaya Diri Pada Anak

Percaya diri merupakan aspek yang sangat penting bagi kehidupan. Tanpa percaya diri, seseorang akan mengalami berbagai masalah termasuk...

Akreditasi Organisasi

Beberapa bulan terakhir ini, sekolah di lingkungan Kota Yogyakarta disibukkan dengan akreditasi. Sekolah negeri maupun swasta, tak terkecuali sekolah...